Rabu, 18 November 2015
Alasan Dibalik Prodi D3 Ilmu Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Perkenalan, saya Siti Rif'atus Sa'adah dari Purworejo, Jawa Tengah. Saat ini saya sedang belajar di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta prodi D3 Ilmu Perpustakaan. Jika ditanya, kenapa ambil yang D3 bukan S1? Maka jawaban saya, sebenarnya ini adalah kesalahan. Dulu saat UM PTKIN, saya mengambil prodi Ilmu Perpustakaan di UIN SUKA Yogyakarta. Setahu saya, jurusan perpustakaan di UIN SUKA ada 2 yaitu Ilmu Perpustakaan untuk jenjang S1 dan Perpustakaan dan Informasi Islam untuk jenjang D3. Nah, saya bermaksud mengambil jenjang S1 maka dari itu saya mengambil prodi Ilmu Perpustakaan. Namun, setelah pengumuman dan -alhamdulillah- diterima, saya baru sadar bahwa disitu tertulis jenjang pendidikan saya adalah D3. Saya pikir disini ada kesalahan. Saya tanya-tanya senior yang ada di UIN SUKA dan ternyata jurusan perpustakaan UIN SUKA jalur UM PTKIN adalah hanya jenjang D3. Dan adanya fakta itu, menambah kecewa hati saya. Hal ini bukan berarti saya meremehkan jenjang D3, namun dalam benak saya tidak pernah terbersit sekalipun untuk mengambil perkuliahan jenjang D3 karena saya pikir hal itu cukup "nanggung". Setelah fakta yang cukup mengecewakan itu benar adanya, saya bilang ke orang tua. Mereka cukup terkejut, dan bertanya "Kok bisa?". Yah, tak ada jawaban selain hanya menunduk. Namun orang tua saya menguatkan hati saya dan berkata agar saya tetap mengambil prodi itu. Saya mantap sekarang.
Namun saat saya sudah mantap dan siap melanjutkan tahap registrasi, teman saya bilang bahwa ada teman kakaknya yang dulu juga kuliah di UIN SUKA Yogyakarta dengan prodi yang sama dengan saya dan sekarang sudah lulus dan bekerja. Kata teman saya, temen kakaknya itu mengeluh dengan pekerjaannya itu. Karena lulusan D3 maka dia mendapat kerja yang hanya mendapat gaji sedikit, kedepannya susah dan pokoknya serba keluh kesah hingga akhirnya memutuskan untuk mengambil kuliah lagi. Disitu saya bimbang lagi dan bilang ke orang tua tentang apa yang diceritakan teman saya. Namun, lagi-lagi orang tua saya memberikan nasehat yang benar-benar rasional dan meyakinkan saya. Orang tua saya berkata bahwa saya dianjurkan tetap mengambil prodi ini karena saya kuliah bukan dengan tujuan untuk mencari pekerjaan semata. Namun niatkanlah untuk menambah ilmu karena Allah, dan untuk masalah kedepannya tentang pekerjaan, rezeki, dan sebagainya itu sudah diatur oleh Allah. Kita gak tahu kedepannya akan jadi apa. Dengan nasehat tersebut, saya benar-benar mantap melanjutkan tahap registrasi dan mengambil kuliah prodi D3 Ilmu Perpustakaan.
Jika saya ditanya lagi, kenapa mengambil prodi Ilmu Perpustakaan dan bukan yang lain yang sesuai jurusanmu di SMA? Saya akan menjawab, karena dari usaha saya untuk mendaftar di berbagai jalur pendaftaran dan mengambil jurusan yang sejalan dengn jurusan saya di MA dulu -IPA-, Allah memberikan kesempatan kepada saya untuk diterima di jurusan perpustakaan. Alasan dibalik memutuskan memilih prodi Ilmu perpustakaan adalah dari dulu saya suka membaca -lebih ke novel, komik, dan bacaan sastra sih sebenarnya- dan berkeinginan memiliki perpustakaan pribadi. Juga berkeinginan mendirikan perpustakaan. Namun, jauh sebelum saya terpikir kesitu sebenarnya saya terinspirasi dari istri guru ngaji saya bahwa beliau memiliki pustaka sendiri. Setiap buku yang beliau miliki, pasti diberi lebel "Pustaka Yanti". Nah, awal dari dream saya adalah itu. Kemudian selanjutnya bergulir begitu saja dalam benak saya, dan menjadikan sebuah hasrat untuk bisa mewujudkannya.
Begitulah cerita saya dibalik prodi D3 Ilmu Perpustakaan. Terima kasih sudah memnyempatkan diri mengunjungi dan membaca blog saya. Mohon maaf jika ada kata yang tak berkenan dihati teman sekalian. Semoga menginspirasi. ^_^
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar